PALI –Kemuningnews.com- Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menggelar Sosialisasi Pemenuhan Hak Anak bersama Forum Peduli Perempuan dan Anak (PUSPA). Kegiatan berlangsung di ruang rapat DPPKBPPPA pada Jumat (28/11/2025), dan dihadiri oleh perwakilan TP PKK PALI, Ketua MUI Kabupaten PALI, perwakilan GOW, serta tamu undangan lainnya.
Kepala DPPKBPPPA PALI, Maryono, S.E., dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas kehadiran seluruh peserta. Ia menegaskan bahwa anak merupakan aset terpenting daerah dalam mewujudkan visi PALI Maju untuk Indonesia Emas.
“Anak-anak adalah aset terpenting. Karena itu, kita perlu memberikan pembinaan, pendampingan, dan perlindungan yang optimal. Setiap anak berhak untuk hidup, tumbuh, berkembang, serta mendapatkan perlindungan dari segala bentuk kekerasan,” tegas Maryono.
Kegiatan ini turut dihadiri Forum PUSPA PALI, sebuah wadah partisipasi publik yang berperan aktif dalam upaya perlindungan perempuan dan anak. Forum PUSPA dikenal sebagai jaringan relawan serta organisasi masyarakat yang bergerak pada tiga isu utama: pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak, pencegahan perdagangan orang, serta peningkatan ekonomi perempuan.
Maryono menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, Forum PUSPA, tokoh masyarakat, dan organisasi perempuan sangat dibutuhkan untuk mewujudkan Kabupaten PALI sebagai Kabupaten Layak Anak.
“Mari kita bersama-sama memastikan tidak ada satu pun anak di Kabupaten PALI yang haknya terabaikan. Kolaborasi ini adalah kunci agar lingkungan kita benar-benar ramah dan aman bagi anak,” ujarnya.
Dalam sosialisasi ini juga ditekankan beberapa poin penting, antara lain:
• Penerapan pola asuh positif di lingkungan keluarga
• Pencegahan kekerasan dan eksploitasi terhadap anak
• Penguatan peran masyarakat sebagai mata dan telinga dalam mendeteksi potensi pelanggaran hak anak
• Peningkatan kepedulian kolektif agar perempuan dan anak mendapatkan ruang aman serta dukungan penuh
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan pemahaman masyarakat PALI mengenai pemenuhan hak anak semakin meningkat, sekaligus memperkuat gerakan bersama dalam membangun generasi masa depan yang sehat, cerdas, dan terlindungi.

