
PALI.Kemuningnews.com.-Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) PALI raih penghargaan Innovation Award inovasi kategori perangkat daerah 2025
Hari ini, sabtu,06/12/2025 menjadi momen bangga bagi Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) "Hj.Rismaliza.SH.Msi. kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) setelah meraih penghargaan Innovation Award 2025 . Penghargaan ini diberikan sebagai pengakuan atas kemajuan signifikan dalam penyelenggaraan pelayanan terpadu, efisiensi proses perizinan, dan inovasi teknologi yang mempermudah akses masyarakat dan pelaku usaha.
Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir menghadirkan gebrakan baru melalui inovasi “Berlian Indah Tersimpan (Bergerak Lakukan Pengawasan dan Pembinaan melibatkan Organisasi Perangkat Daerah Terkait secara tersistem dan terintegrasi terhadap kepatuhan perusahaan)”, sebuah sistem pengawasan dan pembinaan penanaman modal yang dilakukan secara tersistem, terintegrasi, dan melibatkan 14 Organisasi Perangkat Daerah terkait. Inovasi ini memperkuat prinsip trust but verify dengan memanfaatkan sistem OSS untuk memastikan kepatuhan pelaku usaha terhadap perizinan dan kewajiban pelaporan LKPM (Laporan Kegiatan Penanaman Modal).
Menurut Kepala DPMPTSP Hj. Rismaliza, S.H., M.Si , penghargaan ini adalah hasil kerja keras seluruh tim yang selalu berusaha meningkatkan kualitas layanan. ""Kami sangat bangga menerima pengakuan ini. Selama ini kami terus berinovasi, mulai dari penguatan sistem layanan berbasis OSS hingga peningkatan kapasitas SDM. Semua upaya ini kami lakukan untuk memberikan kemudahan dan kepuasan bagi para pelaku usaha dan masyarakat,”," ujarnya
Sejak dijalankan pada 2023, inovasi ini terbukti mampu meningkatkan kepatuhan pelaku usaha secara signifikan. Dari hanya 45 LKPM pada 2022, laporan LKPM melonjak menjadi 553 LKPM pada 2023, dan terus meningkat menjadi 1183 LKPM pada 2024."tambanya
Tidak hanya berdampak pada kepatuhan, inovasi ini juga memicu kenaikan realisasi investasi daerah secara tajam. Pada 2022, realisasi investasi Kabupaten PALI masih berada di angka Rp1,15 triliun dan belum mencapai target. Setelah inovasi diterapkan, capaian investasi pada 2023 melonjak menjadi Rp2,14 triliun, melampaui target hingga 132%. Tren positif kembali berlanjut pada 2024, di mana investasi daerah meningkat menjadi Rp2,16 triliun, atau 125% dari target tahunan. ( helen )
