Iklan

Helen Nopriani
Desember 04, 2025, 20:36 WIB
Last Updated 2025-12-04T13:36:09Z
Daerah.Trending

Mencegah Berkembangnya Rabies,Dinas Pertanian Gelar Sosialisasi Dan Edukasi , Dan Insemimasi buatan.



PALI -Kwminingnews.com.- Hasil dari data Dinas Pertanian Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir, ditemukan ada 26 Kasus Hewan Liar oleh Anjing. Oleh karena itu dilakukan sosialisasi KIE Rabies dan IB. 

Ahmad Joni Kadin Pertanian Melalui Hajida Maysia, S.E kepala bidang peternakan" Mengatakan dari data Pertanian, ada 95 Kasus Rabies yakni di sebabkan oleh Anjing Liar.

Sosialisasi Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) Rabies dan Inseminasi Bantuan (IB), bertujuan untuk Pencegahan dan memberikan Pengetahuan kepada Peserta.

"Peserta ini diikuti oleh Perwakilan Kelurahan, terdahulu telah kita pernah melakukan sosialisasi juga ke sekolah - sekolah, selalu berhati - hati dengan hewan Pelihara seperti kucing, dan anjing, " ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa kabupaten PALI masuk di 4 besar tingkat Provinsi Sumsel, terkait   Gigitan Hewan Liar dan Terkena Rabies. 

"Ciri-ciri hewan rabies antara lain perubahan perilaku (menjadi agresif, gelisah, atau justru terlalu jinak/lemas), produksi air liur berlebihan (mulut berbusa), kesulitan menelan atau tidak mau makan dan minum, demam, kejang, serta kelumpuhan atau kesulitan bergerak, " tukasnya.

Ia menuturkan disini Dinas Pertanian memiliki bidang di Peternakan, dan hanya menangani Hewan nya saja, setiap Hewan Liar akan di lakukan tes ke laboratorium, untuk diketahui apakah benar ada hewan terkena Rabies, apabila benar hewan tersebut langsung di musnahkan.

Persoalan Manusia terkena Gigitan Hewan Liar, disini bukan urusan Dinas Pertanian langsung ditangani oleh Tim Medis Kesehatan di rumah sakit atau Puskesmas Setempat.

"Apabila ditemukan ada Hewan Liar yang menggigit manusia, disini berkoordinasi dengan Stakeholder yakni Dinas Damkar, untuk membantu Penanganan Hewan tersebut, " tutupnya.
 

Tag Terpopuler