Iklan

Helen Nopriani
April 22, 2026, 10:55 WIB
Last Updated 2026-04-22T03:55:10Z
Daerah.Trending

Sehari Dilantik, Kadis PUPR Lahat Jeffran Langsung “Gaspol”! Jalan Rusak Tunggul–Bute Jadi Target Awal


LAHAT —kmuningNews.com-  Baru sehari dilantik, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Lahat, Jeffran Azsyapputra, langsung tancap gas. Tak ada istilah adaptasi lama, hari pertama kerja langsung diisi dengan langkah konkret: percepatan perbaikan jalan Tunggul–Bute menuju Suka Rami.

Langkah cepat ini merupakan tindak lanjut dari arahan tegas Bupati Bursah Zarnubi yang meminta seluruh pejabat baru segera bekerja dan menunjukkan hasil nyata.

Salah satu gebrakan awal yang langsung jadi sorotan adalah penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Pemkab Lahat dengan PT Supreme Energy. Kerja sama ini difokuskan pada perbaikan infrastruktur jalan yang selama ini menjadi keluhan masyarakat.

Menurut Jeffran, tidak ada waktu untuk bersantai setelah dilantik. Amanah jabatan harus langsung dijawab dengan kerja nyata di lapangan.

“Tidak ada waktu untuk berpangku tangan. Walaupun jabatan baru, tuntutan tetap tinggi. Kita harus langsung bergerak sesuai instruksi pak bupati,” tegasnya.

Ia juga menegaskan, langkah cepat ini sejalan dengan visi kepala daerah: membangun desa dan menata kota secara seimbang.

“Sesuai misi pak bupati, kita harus gerak cepat. Salah satu langkah awal hari ini adalah MoU dengan PT Supreme untuk perbaikan jalan Tunggul–Bute. Tujuannya jelas, demi kesejahteraan masyarakat,” lanjutnya.

Tak hanya itu, di hari pertama, Jeffran juga langsung menggelar rapat internal Dinas PUPR. Rapat ini bukan sekadar perkenalan, tapi langsung membahas strategi kerja dan pemetaan program pembangunan yang akan dijalankan sepanjang tahun anggaran berjalan.

Fokus utamanya: menyatukan tim, mempercepat program, dan memastikan semua target bisa tercapai tepat waktu.

“Hari ini kita petakan semua kegiatan yang akan dijalankan. Harapannya, seluruh jajaran bisa solid dan bekerja maksimal mengejar target yang sudah diamanahkan,” tutupnya.

Langkah cepat ini menjadi sinyal kuat bahwa era kerja lambat di birokrasi mulai ditinggalkan. Masyarakat kini menunggu bukti: apakah gebrakan awal ini benar-benar berujung pada perubahan nyata, terutama di sektor infrastruktur yang selama ini jadi sorotan.

Tag Terpopuler